Beberapa bulan yang lalu saya membaca beberapa halaman dari bukunya mas Ippo, "7 Keajaiban Rizki". Beliau menuliskan bahwa ketika kita bershodaqoh menginfakkan sebagian dari harta yang kita
miliki maka berlakulah hukum grafitasi. Jika kita melempar apel ke atas, maka
pasti akan balik lagi ke bawah. Dan itulah Shodaqoh. Ketika kita menginfakkan
uang, harta , atau barang yang kita cintai maka pada akhirnya akan kembali lagi
pada kita bahkan dengan balasan yang lebih besar
.
Secara
hitungan matematika, kiat punya uang seratus ribu kemudian diinfakkan 50 persennya yaitu lima puluh ribu maka uang
yang ada pada diri kita hanya lima puluh ribu. Tapi secara hitungan Allah beda,
dalam Al-Quran telah dijelaskan bahwa orang yang menginfakkan harta benda
mereka akan dibalas sebanyak tujuh ratus kali lipat . Allah menggambarkan
demikian.
Jika manusia
menginfakkan satu hartanya, sama saja ia menanam sebuah pohon. Pohon itu akan
tumbuh dan bercabang tujuh. Dan setiap cabangnya akan menumbuhkan buah sebanyak
seratus buah. Jadi sebanarnya harta yang diinfakkan adalah sebuah infestasi
yang akan melipat-lipat kuadratkan dari harta kita sendiri. Sebenarnya
dilogikakan secara manusiawi juga biasa.
Kalau kita
punya dua orang pekerja atau abdi (terserah andalah..), yang satu nyah-nyoh
alias suka membantu orang lain dan satunya lagi pelit medit atau hanya mempentingkan
dirinya sendiri. Suatu saat mereka sama-sama minta bantuan uang kepada
anda, anda lebih senang ketika memberi
uang kepada orang yang suka menolong orang lain atau orang yang pelit…?
Kalaupun
anda memberi uang kepada keduanya, ketika memberi bantuan apakah sama perasaan
anda terhadap kedua orang tadi..? Secara logika anda akan memberi lebih atau
minimal sama tapi dengan penuh cinta dan kesenangan kepada orang yang suka
membantu orang lain. Begitu juga dengan Allah, Ia akan memberi rizki kepada
semua mahluk yang ada di alam semesta ini tanpa kurang sedikit pun. Akan tetapi
Allah akan memberikan rizki untuk orang-orang yang mau menyisihkan sebagian
dari harta dengan penuh cinta dan kasih sayang, atau bahkan mungkin perlakuan
Allah akan jauh lebih baik. Bukan hanya karena takdir yang telah ditentukan.
Jadi marilah
bershodaqoh, denga shodaqoh bukanlah akan habis harta kita, tapi sebaliknya.
Allah akan membalas berlipatlipat dari apa yang kiat nafkahkan, infakkan dan
kita manfaatkan untuk kepentingan di jalan Allah .
“Begitulah
kira-kira sebagian pesan yang ingin disampaikan oleh mas Ippo..”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar